Ziklag (I Samuel 30 : 1-25)

Mungkin waktu-waktu ini, banyak orang percaya mengalami apa yang menimpa Daud seperti di kitab I Samuel 30 ini. Langkah Daud yang tidak lari dari kesesakan dan memilih taat setia pada Allah serta mengarahkan hatinya untuk penyerahan yang tetap kepada Allah maka Tuhan memperhitungkan itu sebagai satu kebenaran.

Daud mengenal persis pada Allah, Daud tidak mempedulikan desakan sekelilingnya namun tetap fokus pada apa yang Tuhan Firmankan; walaupun Daud belum mengerti apa yang Tuhan kehendaki untuk masa depannya.

Kepada siapa kita datang dan menguatkan iman di saat kesesakan? Berharap pada diri sendiri, orang lain atau Tuhan?

Banyak kabar buruk yang diberitakan saat-saat ini, tapi peganglah kabar baik hari ini bahwa Tuhan sudah menyediakan masa depan yang indah saat hidup kita seturut Firman Tuhan.

Serahkan kendali hidup kita kepada Tuhan Yesus, utamakan kehendak Tuhan meskipun di masa sulit dan penuh kesesakan. Jawaban dari Tuhan pastilah yang terbaik untuk segala seruan doa kita.

Pertolongan Tuhan sekecil apapun, Tuhan mempunyai petunjuk yang lebih besar di dalamnya untuk hidup kita. Berlakulah baik dan setia karena Tuhan Yesus setia.

Daud diberikan kemenangan dan keberhasilan oleh Tuhan, dan pada saat itu Daud tidak berbuat dosa dan tetap setia serta berbuat baik.

Di saat kita memperolah kemenangan dan keberhasilan oleh Tuhan Yesus, tinggalkan perbuata dosa dan menambah iman kesetiaan kita kepada Tuhan. Gunakan semua itu itu keberkatan untuk orang lain sambil menyaksikan pertolongan Tuhan atas hidup kita.

Jadikan Firman Tuhan sebagai patokan hidup kita, bukan hasutan atau kabar tidak benar dari sekitar kita. Jadikan Tuhan Yesus yang terutama dalam hidup kita; beritakan kabar yang baik untuk sesama kita dan kuatkan saudara seiman kita di dalam Yesus Kristus, Tuhan kita

*sumber: Kotbah Firman Tuhan Pdt. Julianto di GBIS Kepunton