Pengharapan Dalam Kristus (Roma 8:24-25)

Berpengharapan di dalam Tuhan, menanti-nantikan pertolongan Tuhan adalah langkah awal yang dimiliki anak-anak Tuhan. Tetaplah percaya dan berpengharapan kepada Tuhan.

Pengharapan berarti sesuatu hal yang belum kelihatan, suatu hal yang belum terjadi bahkan mustahil dalam kehidupan kita. Biarlah Tuhan yang bertahta atas kehidupan kita. Sudahkah kita hidup berpengharapan kepada Tuhan Yesus?

Berdoa dan berserah total kepada Tuhan terlebih dulu. Tidak mengandalkan kekuatan diri sendiri atau orang lain. Berdoa sebelum melangkah dalam setiap hidup kita. Pengharapan pada kekuatan diri sendiri dan manusia bisa mengecewakan, akan tetapi pengharapan di dalam Tuhan tidak akan pernah mengecewakan.

Berhenti dari usaha-usaha yang mengandalkan kekuatan sendiri. Percaya akan kuasa Tuhan yang senantiasa setia ada di dalam hidup kita. Percayakan beban hidup kita sepenuhnya kepada Tuhan (I Petrus 5-7).

Belajar hidup seperti Yosafat yang berserah penuh kepada Tuhan. Yosafat melakukan setiap perkataan Firman Tuhan.
Bersabarlah dalam pengharapan meskipun disitu penderitaan tetap harus dipikul akan tetapi di saat Tuhan menyelesaikannya maka kemuliaan Tuhan terpancar atas hidup kita.

Manusia duniawi bisa lebih dari kehidupan yang kita miliki karena apa yang diusahakannya dan Tuhan memberikannya. Akan tetapi berkat yang diberikan pada orang percaya adalah berkat yang tidak berkesudahan; bahkan berkat yang dimiliki orang yang belum percaya Tuhan itu mengalir ke dalam hidup orang percaya lebih berlimpah.

Miliki pengharapan yang benar di dalam Tuhan. Pengharapan yang tetap diikuti langkah iman kita, tetap melayani dan bekerja sesuai dengan yang dikehendaki Tuhan di dalam hidup kita.

Hidup dipimpin Roh Kudus, membawa kita akan senantiasa sukacita dalam hidup berpengharapan pada Tuhan serta membawa kita pada kemuliaan-NYA.

Ketika kita menaruh pengharapan sepenuhnya kepada Tuhan, di saat itulah berkat, mujizat dan hidup yang berkemenangan itu akan selalu ada di dalam hidup kita.

*sumber: Pdt. Jonatan Jap Setiawan (GBIS Kepunton)